Hypothermia, mungkin kata ini pernah kita dengar atau kita baca di koran, ataupun sumber informasi lainnya. Kali ini saya akan membahas sedikit tentang penyakit ini.

Hypothermia adalah kondisi di mana suhu tubuh turun dari suhu normal tubuh (36.6°C) hingga mengakibatkan tubuh menggigil. Hypothermia dapat dibagi menjadi 3 tahap :

  1. Tahap pertama, suhu tubuh turun 1-2°Cdibawah suhu normal yaitu 35-36°C. Gemetaran ringan sampai berat terjadi. Pada tingkat ini tangan akan kaku sehingga sulit untuk di gerakan. Selain itu Pernafasan menjadi cepat dan dangkal.
  2. Tahap kedua, suhu tubuh turun 2-4°C. Gemetaran semakin besar, kesalahan koordinasi otot mulai muncul, gerakan menjadi lambat dan tidak wajar. Korban menjadi pucat,

Bibir, telinga, jari tangan dan kaki menjadi biru.

  1. Pada tahap ketiga suhu tubuh turun dibawah 32°C. Gemetaran biasanya berhenti. Terjadi kesulitan berbicara, kelambatan berpikir dan lupa ingatan mulai muncul. Tangan tidak dapat di gunakan, proses metabolisme mulai berhenti. Dibawah 30°C, koordinasi otot menjadi sangat buruk, berjalan hampir tidak mungkin. Denyut nadi dan kecepatan bernapas berkurang drastis, tetapi denyut jantung dapat bertambah cepat.

Pencegahan

Pakaian yang cocok dapat mencegah terjadinya Hypothermia. Menggunakan pakaian dari 'cotton' dapat beresiko karena bahan ini mempertahankan air dan air dapat menjauhkan panas dari tubuh. Bahan sintetis dan kain wol lebih baik digunakan karena bila basah akan lebih cepat kering. Mengkonsumsi alkohol sebelum pergi ketempat dingin dapat menambah risiko hypothermia.

Alkohol bertindak sebagai vasodilator, meningkatkan aliran darah ke kaki dan tubuh, sehingga dapat meningkatkan kehilangan panas.

Pengobatan

Perawatan untuk hypothermia terdiri dari pengeringan dan pemanasan. Selimut dapat mempertahankan panas tubuh tapi tidak cukup untuk mengobati hypothermia. Adalah penting untuk menghangatkan pusat tubuh terlebih dahulu dan pembuluh darah karena darah yang dingin akan terhubung ke jantung dan menyebabkan kematian. Pada kenyataannya penderita hypothermic dapat dihangatkan melalui kontak tubuh dengan orang lain dan meminum minuman yang hangat. Pada beberapa kasus biasanya penderita hypothermia memerlukan perawatan di rumah sakit. Di rumah sakit dilakukan pemanasan eksternal dengan selimut hangat (untuk penderita ringan0 atau memasukan cairan melalui pembuluh vena (untuk penderita berat).

Sekian artikel tentang hypothermia semoga artikel ini dapat menambah wawasan anda.

Ayo Berlangganan

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Mengenai Saya

Saya bukan siapa-siapa hanya sekedar orang yang ingin berbagi ilmu.

Translate this blog with

Link Exchange

Followers

Play list

Discover the playlist Classical Music of felix9876
Free Earth MySpace Cursors at www.totallyfreecursors.com

Rate Me on BlogHop.com!
the best pretty good okay pretty bad the worst help?

Diberdayakan oleh Blogger.

Back Link

Free Automatic Backlink